12 tanda teman palsu (dan cara menghadapinya)
Hampir semua orang pernah punya: teman yang asyik diajak main, sampai kamu benar-benar butuh sesuatu. Teman palsu jarang menunjukkan dirinya terang-terangan, makanya mereka susah banget dikenali. Di bawah ini ada 12 tanda yang membantumu mengenali teman palsu, cara membedakannya dari teman sejati yang cuma lagi melewati masa sulit, dan apa yang bisa kamu lakukan.
Apa itu teman palsu?
Teman palsu adalah orang yang bersikap seperti teman, padahal sebenarnya cuma mementingkan dirinya sendiri. Mereka menikmati keuntungan dari pertemanan itu: waktumu, bantuanmu, perhatianmu, dan kehadiranmu saat nggak ada orang lain yang lebih menarik. Yang hilang adalah separuh sisanya. Persahabatan yang sejati berjalan dua arah, sedangkan dengan teman palsu arahnya selalu cuma satu.
Satu tanda saja belum membuktikan banyak hal. Semua orang pernah membatalkan janji, lupa ulang tahun, atau melewati satu minggu yang isinya cuma cerita tentang diri sendiri. Yang penting adalah polanya. Kalau kamu mengenali beberapa tanda di bawah ini, dan tanda itu terus berulang, itu sudah menunjukkan sesuatu.
12 tanda teman palsu
Mereka cuma menghubungi kalau lagi butuh sesuatu
Minta tebengan, pinjam catatan, numpang menginap, atau butuh tempat mengeluh. Kalau hidup mereka lagi baik-baik saja, kamu nggak mendengar kabar apa pun selama berminggu-minggu. Coba scroll chat kalian ke atas: siapa yang memulai obrolan, dan untuk apa?
Mereka menghilang saat kamu butuh bantuan
Kamu membantu mereka pindahan, tapi begitu kamu sakit atau lagi melewati masa sulit, mereka mendadak sibuk banget. Teman sejati memang nggak selalu punya waktu, tapi mereka menyempatkan diri, atau setidaknya menanyakan kabarmu.
Kabar baikmu disambut dengan dingin
Kamu lulus, kamu diterima kerja, kamu ketemu seseorang yang spesial. Teman sejati ikut senang untukmu. Teman palsu mengganti topik, mencari-cari kekurangannya, atau langsung menimpalinya dengan cerita mereka sendiri yang lebih hebat.
Candaan mereka selalu menjatuhkan kamu
Saling meledek memang bagian dari persahabatan, tapi harusnya berlaku dua arah dan berhenti saat kamu memintanya. Kalau kamu yang selalu jadi bahan tertawaan, apalagi di depan orang lain, dan jawabannya selalu "cuma bercanda kok", itu bukan humor.
Hal yang kamu ceritakan secara rahasia sampai ke orang lain
Perhatikan cara mereka membicarakan orang lain saat orang itu nggak ada. Orang yang membocorkan rahasia semua orang kepadamu kemungkinan besar juga membocorkan rahasiamu ke semua orang.
Obrolannya selalu tentang mereka
Hari mereka, masalah mereka, rencana mereka. Saat giliranmu bercerita, mereka malah melihat HP atau membelokkan obrolan kembali ke diri mereka. Setelah semalaman bareng, nggak ada hal baru yang mereka tahu tentang kamu.
Kamu baru tahu soal rencana mereka setelahnya
Kamu melihat fotonya di media sosial, atau mendengar di hari Senin betapa serunya acara itu. Nggak diajak sekali bisa saja kebetulan. Kalau terus terjadi, berarti kamu memang cuma diajak saat itu menguntungkan mereka.
Mereka membatalkan janji di menit terakhir, berkali-kali
Selalu saja ada halangan, dan biasanya karena ada yang lebih menarik. Teman sejati yang terpaksa membatalkan akan minta maaf dan mengusulkan hari lain. Teman palsu membiarkannya begitu saja, sampai mereka butuh kamu lagi.
Mereka perhitungan
Setiap bantuan diingat dan diungkit lagi di kemudian hari. "Padahal aku sudah banyak berbuat buat kamu" adalah kalimat yang sering kamu dengar. Dalam persahabatan yang sehat nggak ada yang menghitung-hitung, karena kalian sama-sama percaya semuanya bakal seimbang.
Sikap mereka berubah kalau ada orang lain
Ramah saat cuma berdua, tapi menjaga jarak atau bahkan mengejek saat lagi ramai-ramai. Atau sebaliknya: penuh perhatian ketika ada orang penting yang melihat. Kamu nggak pernah benar-benar tahu versi mana yang bakal kamu temui.
Mereka bersaing denganmu, bukan mendukungmu
Semuanya jadi ajang perbandingan: nilai, penampilan, uang, jumlah followers, sampai urusan asmara. Keberhasilanmu terasa seperti kekalahan mereka. Dengan teman sejati, kamu bisa menang tanpa ada yang harus kalah.
Ternyata mereka tahu sedikit sekali tentang kamu
Sudah bertahun-tahun berteman, tapi mereka nggak tahu apa yang kamu takutkan, apa yang kamu banggakan, atau bahkan kopi seperti apa yang kamu suka. Orang yang nggak pernah bertanya dan nggak pernah ingat sebenarnya nggak benar-benar memperhatikan kamu.
Cari tahu siapa yang benar-benar memperhatikan kamu
Tanda terakhir tadi gampang banget diuji. Jawab 10 pertanyaan tentang dirimu, bagikan link-mu, dan lihat teman mana yang benar-benar tahu jawabanmu. Cuma butuh satu menit, gratis, dan biasanya berakhir dengan ketawa bareng.
Ikuti Tes Teman PalsuTeman palsu atau teman sejati yang lagi melewati masa sulit?
Nggak semua orang yang mengecewakanmu itu teman palsu. Orang bisa saja lagi putus cinta, ujian, pusing soal uang, atau sibuk banget, dan orang yang lagi kesulitan memang nggak bisa memberi banyak untuk sementara waktu. Bedanya ada pada apa yang terjadi setelahnya. Teman sejati menyadarinya, minta maaf, dan menebusnya begitu keadaan membaik. Dengan teman palsu nggak ada yang berubah, sesering apa pun hal itu terjadi.
Cara mengeceknya sederhana: perhatikan perasaanmu setelah bertemu mereka. Dengan teman sejati, kamu biasanya pulang dengan energi lebih banyak daripada saat datang. Kalau kamu lebih sering pulang dengan perasaan minder, dimanfaatkan, atau capek, jangan abaikan perasaan itu.
Cara menghadapi teman palsu
Kamu nggak perlu mengakhirinya dengan drama. Tiga langkah ini biasanya sudah cukup:
- Sampaikan sekali, dengan tenang. Pilih satu contoh dan ceritakan apa yang kamu rasakan saat itu, tanpa menuduh. Kadang orang memang nggak sadar dengan apa yang mereka lakukan. Reaksi mereka akan memberitahumu banyak hal: teman sejati mau mendengarkan, teman palsu malah marah atau memutarbalikkan keadaan.
- Kurangi apa yang kamu berikan. Kalau nggak ada yang berubah, kamu boleh kok berhenti selalu ada untuk mereka. Balas chat lebih lambat, berhenti menawarkan bantuan duluan, dan lebih sering bilang tidak. Banyak pertemanan yang berat sebelah memudar dengan sendirinya begitu kamu berhenti mengerjakan semuanya sendirian.
- Curahkan waktumu untuk orang yang benar-benar hadir. Waktu yang jadi luang lebih baik kamu pakai untuk teman yang menanyakan kabarmu, mengingat ceritamu, dan ikut senang atas kebahagiaanmu. Beberapa teman seperti itu jauh lebih berharga daripada segerombolan teman palsu.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang teman palsu
Bagaimana cara cepat mengenali teman palsu?
Perhatikan tiga hal: siapa yang menghubungi duluan dan untuk apa, bagaimana reaksi mereka terhadap kabar baikmu, dan apakah mereka ada saat kamu butuh bantuan. Kalau jawaban ketiganya mengecewakan, lagi dan lagi, kemungkinan besar kamu sedang berhadapan dengan teman palsu.
Bisakah teman palsu berubah jadi teman sejati?
Kadang bisa. Kalau seseorang benar-benar kaget saat kamu membahasnya dan sikapnya berubah setelah itu, persahabatan kalian bisa jadi lebih baik dari sebelumnya. Kalau yang kamu dapat cuma janji tanpa perubahan, kemungkinannya kecil.
Perlukah menegur teman palsu secara langsung?
Satu obrolan yang tenang layak dicoba, karena itu memberi mereka kesempatan yang adil. Setelah itu kamu nggak perlu terus-menerus menjelaskan dirimu. Menjaga jarak juga sudah merupakan jawaban yang jelas.
Wajarkah kehilangan teman seiring bertambahnya usia?
Wajar. Persahabatan berubah seiring sekolah, pekerjaan, pindah rumah, dan hubungan asmara. Hilang kontak itu berbeda dengan teman palsu: nggak ada yang salah, hidup kalian saja yang berjalan ke arah berbeda.
Cobain tes kami yang lain
- Tes teman palsuJawab 10 pertanyaan tentang dirimu, bagikan link kamu dan bongkar siapa yang beneran kenal kamu.
- Kuis Jangan Blokir AkuJawab 10 pertanyaan singkat, bagikan link kamu, terus tentuin siapa yang diblokir berdasarkan skor mereka.
- Tes sahabat10 pertanyaan tentang kamu. Teman-temanmu nebak. Papan skor nentuin siapa sahabat sejatimu.
- Tes pasangan10 pertanyaan tentang kamu. Pasanganmu nebak. Cinta itu manis, skornya kejam.
- Tes bestie kantor10 pertanyaan soal kantor tentang kamu. Teman kantor nebak. Akhirnya ketahuan siapa bestie kantormu.
- Kuis keluarga10 pertanyaan tentang kamu. Orang tua, kakak-adik dan sepupu nebak. Cari tahu siapa di keluarga yang paling kenal kamu.
- Kuis tebak bendera negara20 bendera acak dari 195 negara. Pilih negara yang benar dan bagikan skormu.
- Kuis tebak bendera Eropa20 bendera dari 49 negara Eropa. Dari Islandia sampai Siprus: berapa yang kamu tahu?
- Kuis negara bagian Amerika SerikatSatu negara bagian menyala di peta. Pilih namanya dari 4 pilihan. 20 ronde dari 50 negara bagian.
- Tes crush10 pertanyaan soal sikap crush kamu ke kamu. Cari tahu apa perasaannya mungkin berbalas.
- Tes red flag10 pertanyaan jujur soal sikap kamu ke teman dan gebetan. Green flag atau red flag berjalan?
- Tes kepribadian gratis12 pertanyaan singkat soal cara kamu bikin rencana, ambil keputusan dan bersantai. Cari tahu tipe mana dari empat tipe yang cocok sama kamu.
- Tes jodoh10 pertanyaan soal hening, tawa dan rencana bareng. Apa dia jodohmu?
- Tes hubungan online10 pertanyaan soal kepercayaan, komunikasi dan kerja sama. Lihat di mana posisi kalian berdua.